|
|
|
| Rendra pun Sempat Curhat |
| Selasa, 20 Desember 2011 16:03 |
|
![]() helloMALANG.com - Rumah Pintar di kompleks industri kertas Eka Mas Fortuna, Desa Gampingan Kecamatan Pagak, Selasa (20/12/2011) sore berwajah lain. Rumah pintar yang saban harinya
dikunjungi sekitar 50 orang itu berubah menjadi gegap gempita. Rumah Pintar itu tidak hanya dikunjungi anak-anak dan warga desa namun juga dikunjungi banyak tamu. Diantaranya
Ketua I Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), Oktiniwati Ulfa Dariyah dan Bupati Malang Rendra Kresna.
Sore itu, Rumah Pintar yang digadang-gadang bisa menjadi jembatan informasi bagi anak-anak dan warga Desa Gampingan diresmikan keberadaannya oleh Ketua I SIKIB, Oktiniwati Ulfa Dariyah, istri Menko Perekonomian Hatta Rajasa.
"Di awal Januari 2011 lalu, SIKIB mendapat arahan Presiden SBY agar istri para menteri yang sedang menjabat agar dapat mendapat membantu percepatan pencapaian Millenium Development Goals. SIKIB berkiprah dalam 5 program yakni Indonesia Peduli, Indonesia Sehat, Indonesia Kreatif, Indonesia Pintar dan Indonesia Hijau,” ujar Okki, panggilan akrab istri Hatta Rajasa tersebut.
Rumah Pintar lanjutnya akan menjadi media penambahan ilmu dan penguatan bagi anak-anak. Rumah Pintar adalah media belajar lintas usia. Sehingga juga bisa digunakan lintas masyarakat.
Sentra Kriya juga terdapat dalam Rumah Pintar. Sentra kriya tidak ada batasan. Pengelola dan tutor dapat melakukan aktifitas budaya, olahraga dan sebagainya. “Semua aktifitas itu diukur dari dampak ekonomi dari hasil pembelajaran di sentra kriya tersebut. Diharapkan sentra tersebut memberikan dampak pada penghasilan,” katanya.
Edwin Surya Laksana, Direktur Eka Mas Fortuna mengatakan, kehadiran Rumah Pintar ini direspon sangat baik oleh masyarakat sekitar. Setiap hari masyarakat sekitar bersama anak-anak mereka. ”Kami pun menyediakan majalah dan bahan bacaan bagi para ibu yang mengantar anak-anak mereka. Kalau hari Sabtu ada pemutaran video pendidikan untuk anak-anak,” ulasnya.
Pria yang juga aktif berkiprah di PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) ini juga mengajak para pengusaha lain untuk membangun Rumah Pintar. ”Saya katakan pada mereka para pengusaha, Rumah Pintar banyak manfaatnya, ini bukan aksi-aksian".
Bupati Rendra Kresna, meyakini kehadiran Rumah Pintar ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah-swasta-masyarakat. “Di Kabupaten Malang terdapat 5 rumah pintar SIKIB yang telah didirikan yakni di Karangploso, Lanud Abd. Saleh, Srigonco Bantur, Pagak, Sumberejo Pagelaran,” kata Bupati.
Bupati juga menyinggung Program One House One Tree yang merupakan tindak lanjut program One Million Trees. “Kami harapkan program Indonesia Hijau bisa menjadi pemicu. Saya rasa Kabupaten Malang perlu dibantu dalam melakukan penghijauan, karena kami baru mampu menghijaukan enam ribu hektar lahan dari ribuan hektar lahan kritis yang ada,” papar Bupati. helma_05
|