|
|
|
| Bercermin Pada Hewan |
| Written by Dwi Rusdiono |
|
Makin hari makin banyak jejaring sosial baru bermunculan. Ada yang berdiri sendiri ada pula yang menyatu atau menjadi fasilitas baru dari website induk. Fenomena ini terjadi di hampir semua negara. Termasuk Indonesia. Portal-portal besar tanah air kini pun pada sibuk menata diri dengan menambah fasilitas jejaring sosial pada website induknya.
Mereka juga memasang magnet dengan berbagai iming-iming untuk menarik netter menjadi members. Sah-sah saja mereka melakukan itu sebagai bagian dari strategi marketing yang mereka jalankan.
Imbasnya bagi kita? Ya semakin banyak pilihan untuk diikuti. Banyak warna dan banyak pengalaman baru. Meski awalnya, sejenak dibuat bingung oleh layout dan navigasinya. Fenomena ini juga menunjukkan bila jejaring sosial itu bukan hanya facebook atau twitter. Itu saja.
Walaupun berdiri di bawah naungan perusahan besar bermodal miliaran rupiah namun fasilitasnya masih sama saja dengan facebook atau twitter. Tidak ada inovasi yang mampu memberi nilai lebih bagi member.
Yang terjadi malah sebaliknya. Members merupakan sasaran empuk pasar utama iklan yang dipasang website induk. Tidak ada gain atau income langsung yang bisa dinikmati members. Seperti akan menerima uang ketika menjadi anggota.
Kalau kita mau mencermati, dari ribuan jejarang sosial di dunia maya itu sebenarnya ada yang memberi nilai lebih ketika menjadi members. Members menerima uang royalti ketika pengikutnya bertambah. Bersarnya berbanding lurus dengan jumlah pengikut. Semakin banyak mitra atau follower, semakin tinggi pula pundi-pundi uang yang dimiliki.
Royalti merupakan nilai lebih dari jejaring sosial bernama fanfren.com. Fasilitas pertemanan, posting status, catatan, add teman, kirim pesan juga tersedia di situs ini.
Royalti yang diterima juga dengan mudah dipantau. Karena Fanfren menerapkan sistem realtime royalti. Pertumbuhan royalti bisa dipantau setiap saat setelah members login. Members akan tahu berapa royalti yang diterima pada hari ini.
Sistem yang diterapkan juga simple. Tidak berbelit-belit atau menyusahkan members. Cukup menjadi anggota dan mengajak beberapa teman, keluarga, atau sanak famili bergabung, royalti (puluhan juta hingga miliaran rupiah) sudah berjalan.
Dalam kondisi tekanan sosial ekonomi yang makin membuat dada sesak, kita dituntut bijak dalam menentukan pilihan. Termasuk memilih jejaring sosial. Pilih yang bisa memberi manfaat lebih bagi kehidupan, baik secara sosial maupun ekonomi.
Menjadi members fanfren adalah salah jawaban dalam menambah penghasilan. Royalti bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup, biaya sekolah atau dan kuliah yang kini makin mahal. Bisa pula dirupakan sebagai tabungan.
Jikalau Anda telah berkecukupan secara ekonomi, menjadi members fanfren bukan tidak bermanfaat. Anda bisa mengalihkan royalti fanfren kepada saudara-saudara kita yang kurang beruntung secara ekonomi. Sekecil apa pun bantuan itu akan sangat berarti bagi mereka. Jangan biarkan anak-anak mereka menangis karena ketiadaan nasi di piringnya. Tegakah kita menyaksikan anak-anak itu harus bercucuran air mata ketika menginginkan buku, baju atau sepatu sekolah..
Alam...telah banyak memberi pelajaran kepada kita ... hewan selalu bermigrasi ke suatu tempat, di mana "rumah" yang baru mampu memberinya nilai lebih...
|